Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Pastikan SD Bayang Janiah Kembali Beroperasi untuk Mengatasi Kendala Akses Pendidikan
Pesisir Selatan — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Hendrajoni, S.H., M.H. dan Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H. terus menegaskan komitmennya dalam memenuhi amanah konstitusi untuk menjamin hak pendidikan yang layak dan bermutu bagi setiap anak bangsa, tanpa terkecuali.
Pendidikan dipandang sebagai hak dasar, bukan privilese, yang harus diwujudkan melalui pemerataan akses, peningkatan mutu, serta pembangunan karakter peserta didik sebagai investasi masa depan bangsa. Dengan semangat “Ilmu membentuk karakter, karakter membangun bangsa”, Pemerintah Daerah berkomitmen memastikan setiap anak mampu mengasah potensi dan meraih cita-cita demi kemajuan Indonesia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembangunan di bidang pendidikan, antara lain pemerataan akses pendidikan dasar, pengaktifan kembali sekolah terpencil, pemerataan dan penugasan tenaga pendidik, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Dalam rangka pelaksanaan program ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menugaskan Kepala Dinas Pendidikan, Salim Muhaimin, S.Pd., M.Si., untuk turun langsung ke lapangan.
Kegiatan peninjauan dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, di Sekolah Dasar (SD) Bayang Janiah, Kampung Bayang Janiah, Nagari Koto Ranah, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan berdialog dan memberikan arahan bersama jajaran terkait serta melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi bangunan sekolah yang merupakan kelas jauh dari SD 04 Koto Ranah dan sempat tidak beroperasi akibat ketiadaan tenaga pendidik.
Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, S.H., M.H., menegaskan bahwa negara dan pemerintah daerah berkewajiban hadir memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang aman, layak, dan bermutu.
“Pendidikan adalah hak dasar, bukan privilese. Pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan keadilan akses bagi setiap anak bangsa. Kendala geografis tidak boleh menjadi penghalang masa depan generasi muda,” tegas Bupati.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H., menekankan bahwa pendidikan berkualitas berperan penting dalam pembentukan karakter dan kemajuan daerah.
“Ilmu membentuk karakter, karakter membangun bangsa. Karena itu, setiap persoalan pendidikan harus ditangani cepat melalui sinergi pemerintah daerah, perangkat daerah, dan masyarakat,” ungkap Wakil Bupati.
Sebelumnya, tidak beroperasinya SD Bayang Janiah mengharuskan anak-anak setempat menempuh perjalanan sekitar 6 kilometer menuju pusat nagari untuk mengikuti proses belajar mengajar. Medan yang dilalui cukup berat, dengan jalur perbukitan dan jurang terjal, sehingga menimbulkan risiko keselamatan, khususnya bagi siswa usia sekolah dasar.
Menindaklanjuti arahan pimpinan daerah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, S.Pd., M.Si., turun langsung meninjau kondisi sekolah dan berdialog dengan unsur pemerintahan nagari, tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta warga setempat. Usai peninjauan, Kepala Dinas Pendidikan juga berfoto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen bersama dalam memastikan kembali beroperasinya layanan pendidikan dasar di wilayah tersebut.
“Atas arahan Bupati dan Wakil Bupati, kami memastikan SD Bayang Janiah kembali beroperasi. Pendidikan bermutu harus dapat diakses semua anak tanpa kecuali, agar mereka mampu mengembangkan potensi dan meraih cita-cita demi masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Masyarakat Kampung Bayang Janiah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan atas perhatian dan kebijakan yang telah menugaskan Dinas Pendidikan turun langsung ke lokasi. Kehadiran pemerintah dinilai membawa harapan baru bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh masyarakat, memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program pembangunan daerah di bidang pendidikan, khususnya Nagari Pandai dan Nagari Mengaji, sebagai upaya membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta berlandaskan nilai keimanan dan kearifan lokal demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.