Kunjungan Tim Revitalisasi Kemdikdasmen di Kabupaten Pesisir Selatan, Tegaskan Komitmen Pendidikan Pascabencana
Pesisir Selatan — Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan, khususnya di daerah terdampak bencana. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Tim Revitalisasi Kemdikdasmen ke Kabupaten Pesisir Selatan dalam rangka penanganan dan pemulihan satuan pendidikan pascabencana.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Revitalisasi Kemdikdasmen, Didik Suhadi, selaku Staf Khusus Menteri, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, S.Pd., M.Si. Tim meninjau langsung kondisi satuan pendidikan serta menyerahkan bantuan sebagai bagian dari program revitalisasi pascabencana.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Selatan, dengan sasaran satuan pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terdampak bencana alam. Kehadiran tim menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap daerah yang sedang dalam tahap pemulihan.
Dalam program revitalisasi pascabencana tersebut, sebanyak 39 satuan pendidikan menerima dukungan, dengan rincian 5 TK, 31 SD, dan 3 SMP. Program ini bertujuan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan aman bagi peserta didik serta tenaga pendidik.
Menurut Didik Suhadi, pendidikan merupakan sektor strategis yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan bahwa anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak, meskipun berada dalam situasi pascabencana.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Kemdikdasmen. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam mempercepat pemulihan pendidikan dan menjaga mutu layanan pendidikan di Pesisir Selatan.
Melalui program revitalisasi ini, diharapkan satuan pendidikan terdampak bencana dapat kembali berfungsi secara optimal, sehingga proses pembelajaran dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA tetap berjalan dengan baik. Hal ini sejalan dengan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan pendidikan demi menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
✨ Pendidikan tidak boleh berhenti. Bersama kita jaga masa depan generasi bangsa ✨
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.